TRAPPED
Sekali lagi aku terjebak di tempat yang berbeda.
Aku terlalu asik hingga aku pun hampir lupa dengan sekelilingku, bahkan dengan diriku sendiri.
Aku menjelajahinya sampai di lekuk-lekuk tembok putihnya, bunga-bunganya yang harum semerbak, hingga kaktus-kaktusnya yang berduri.
Kemudian aku menemukan beberapa hal yang sama dan yang berbeda dari tempat itu dengan tempatku.
Awalmya, aku merasa nyaman saja berada di sana sebelum aku menjelajahinya.
Namun, setelah aku tau lebih dalam akan apa saja yang ada di dalamnya, aku menjadi risau.
Akankah tempat seindah itu pantas kutempati?
Aku takut merusaknya.
Aku takut tempat itu tak lagi menjadi tempat yang nyaman untuk orang lain yang sudah jauh lebih lama di dalamnya.
Aku pun baru tersadar kalau ternyata itu terlalu tinggi.
Entah bagaimana waktu itu aku menemukannya
Yang jelas itu karena rasa penasaranku yang saat ini sedikit kusesali.
Saat ini aku hanya bisa menimbang-nimbang apakah kulanjutkan untuk berdiam saja di dalamnya atau aku keluar saja dan mengagumi interiornya dari jauh.
Ah...
Aku sudah mengalami hal seperti ini sebelumnya.
Aku sudah berpengalaman.
Aku pun tak takut lagi terjebak
Biarkan saja aku di sini, meskipun mungkin aku tak kan lagi menjelajahinya lebih jauh.
Aku akan mengamatinya saja dari ambang pintu.
Hingga ketika mungkin suatu saat nanti aku dipaksa keluar, jalanku tuk keluar sudah dekat.

Comments
Post a Comment